Senin, 09 Juni 2008

Bangkit itu...

Bangkit itu Susah
Susah melihat orang lain susah, Senang melihat orang lain senang.

Bangkit itu Takut
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya.

Bangkit itu Mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan dengan Prestasi

Bangkit itu Marah!
Marah bila martabat bangsa dilecehkan.

Bangkit itu Malu
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu.

Bangkit itu Tidak Ada
Tidak ada kata Menyerah
Tidak ada kata Putus Asa.

Bangkit itu Aku
Aku untuk Indonesiaku.

From: http://astutytuty.multiply.com/journal/item/16
(thanks to you!)

Gua suka kata-katanya. Dan terutama penyampai pesannya yang sangat efektif.
Padahal gua bukan orang yang suka sama puisi.
Tapi menurut gua puisi ini membangun dan menggugah.

Sayang gua ga bisa dapet dari situs aslinya.
Tapi mudah-mudahan bisa membangun banyak orang dan pemuda Indonesia.

Manusia Biasa

Dari GKI Cimahi,
Pengantar Pelaksanaan Penahbisan Pendeta.

Maka, ia tidak perlu takut menjadi manusia biasa. Namun, keberadaannya sebagai manusia biasa tidak dijadikan alasan untuk menutupi kemalasan dan bahkan kekurangannya.

Sebaliknya, hal itu justru memotivasi diri untuk lebih mawas diri,
terus belajar dan terus meningkatkan serta mengembangkan dirinya ke arah yang lebih baik.

Baginya tidak dikenal perkataan "sudah selesai", melainkan "belum selesai".