Pemimpin A membangun tim dengan baik. Perencanaan yang
matang dan rigid diimbangi dengan eksekusi mantap dan evaluasi yang tercatat
rapi. Konsekuensinya memang memakan banyak energi dan waktu. Mungkin juga makan
hati karena sering kali waktu santai tidak bisa dinikmati. Perjalanan waktu
dengan pemimpin ini membentuk kebiasaan tim yang berusaha mengikuti kemauan pemimpin
yang maunya lari terus.
Kekompakan yang berusaha dijaga oleh pemimpin, dengan
seadanya, membuat tim terjaga kinerjanya.
Sampai tiba saatnya mutasi bagi pemimpin A, datanglah
pemimpin B. Ternyata pemimpin B jauh sekali standarnya dari penggantinya. Awalnya
anggota tim merasa senang karena mendapatkan boss yang longgar, tapi keanehan
mulai terasa.
Perencanaan yang rigid tidak mendapatkan penekanan, semua
form kontrol perencanaan yang biasa dipakai pada era sebelumnya mulai
ditinggalkan dan dilupakan. Eksekusi program berdasarkan permintaan dan
rutinitas dimana semua anggota tim dianggap sudah tahu apa yang harus
dikerjakan masing-masing. Selepas kegiatan dan program dijalankan laporan dan
evaluasi tertulis luput dibuat oleh staf karena pimpinan tidak menagih.
Sampai pada saatnya akhir tahun tim lain yang bertugas membuat
laporan evaluasi meminta daftar kegiatan yang telah dilakukan tim selama tahun
sebelumnya. Ah.. tidak bisa cepat disetorkan, padahal ini untuk laporan
pimpinannya pimpinan B. Mau bagaimana lagi datanya selama ini tidak tercatat
dengan baik. Staf pun bingung, ya sudah berikan saja data seadanya.
Sekilah terpikir, ternyata pergantian pemimpin juga
mengganti total budaya yang sudah dibangun pemimpin sebelumnya. Padahal rasanya
dulu sudah bagus, ternyata sekarang bisa loss. Semuanya buyar.
Mungkin ini yang terjadi kalau tim hanya melayani pemimpin,
bukan berusaha melayani dan mewujudkan visi tim/organisasi. Tetap saja “Asal
Bapak Senang”. Kalau pemimpinnya membawa visi dan misi organisasi sih mungkin tidak masalah.
Lantas siapa yang salah? Berani menjadi agent of change? Tetap menjaga kebiasaan yang baik dari pemimpin sebelumnya sambil tetap membangun diri dan belajar dari pemimpin sekarang.
Wakakak...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar